Menkominfo Dapat Bukti ASN lalu Pejabat Pemda Main Judi Online
Menteri Komunikasi lalu Informatika mengungkap aparatur sipil negara (ASN) di tempat tempat lingkungan Kominfo kemudian pemerintah daerah (pemda) turut ‘terinfeksi’ penyakit .
“Yang penting wartawan jangan ada yang mana main judi. Ada enggak? Soalnya pas awal-awal saya masuk [Kominfo], saya difotoin sejenis temen-temen saya tuh, tuh pegawai kita pada main judi tuh,” kata Budi saat konferensi pers tentang judi online di area area kantor Kominfo, Jumat (20/10).
“Korbannya kan gila-gilaan tuh, ada pemda, pejabat pemda, ASN, semuanya,” imbuhnya.
Menurut Pusat Pelaporan serta Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat banyak warga Indonesia berpenghasilan dalam bawah Rp100 ribu per hari bermain judi online.
“Kita deteksi penghasilan orang yang mana main judi ini juga kebanyakan warga dengan penghasilan dalam bawah rata-rata, misalnya Rp100 ribu per hari,” kata Kepala Biro Humas PPATK Natsir Kongah pada Sabtu (26/8).
Menurut data terkini Dirjen Aptika Kominfo pada Jumat (20/10), Kominfo sudah pernah menangani 427.980 konten lintas platform, dengan rincian 239.551 situs juga IP, 17.102 konten dari file sharing, dan juga juga 171.327 konten media sosial.
Dalam data ini juga disebutkan bahwa Kominfo telah lama lama meminta-minta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kemudian juga Bank Indonesia (BI) untuk menangguhkan 2.760 rekening juga 540 e-wallet akibat terkait dengan judi online.
Dikarenakan sederet hambatan terkait judi online, Budi memohonkan berbagai pihak mulai dari penyedia layanan internet, operator seluler, media digital, pihak kepolisian hingga rakyat untuk bekerja sebanding memberantas judi online.
Pada pekan lalu, Budi memberi teguran keras kepada Meta sebab masih ditemukan banyak konten judi online pada platformnya. Meta disebut merespons baik teguran hal itu dengan menghapus jutaan konten serta ratusan ribu iklan pada platformnya.
“Berdasarkan laporan yang dimaksud yang saya terima, hingga 11 oktober 2023, Meta telah terjadi lama menindaklanjuti teguran tersebut, dengan menghapus lebih tinggi lanjut dari 1,65 jt konten perjudian, serta lebih lanjut tinggi dari 450.000 iklan perjudian yang dimaksud menargetkan pengguna pada dalam indonesia serta melanggar kebijakan Meta,” kata Budi.